Langit yang dulu sempat aku kagumi, akhirnya menemukan tempat yang pantas untuk dia teduhi dengan biru nya.
Betapa bahagianya langit.
Betapa bersyukur diriku yg dulu sempat mengagumi nya.
Langit semoga pesona mu tak luntur oleh zaman. Tetap elok bersama dia yg kau teduhi.
Kau yg dulu aku kagumi,
Kini hanya syair indah mu yg bisa tetap aku kagumi.
Terimakasih untuk segalanya.
Sky-AP
RANJIS
Media hati 💕 meluapkan api 🔥 emosi
Senin, 24 Desember 2018
Minggu, 02 Desember 2018
Minggu malam
Semakin sunyi, semakin besar malu hati melihat masa lalu yang kelabu.
Semakin tak berminat pada selain Dia Yang Maha Indah, Yang tak pernah mengecewakan hamba-Nya..
Saat diri didekati oleh makhluk yang bernama pria. Pasti yang pertama hadir adalah keraguan. Ragu karena berkali-kali menerima kenyataan untuk mendapatkan kekecewaan😥
Sempat terfikir untuk melajang seumur hidup, hanya untuk mengabdikan diri pada Illahi. Namun mengingat diri yang masih berstatus hamba yang hina dan lemah.. Pasti masih membutuhkan seseorang yang mampu membantu atau membimbing untuk menjadi hamba-Nya yang lebih baik dari masa lalu.
Semakin tak berminat pada selain Dia Yang Maha Indah, Yang tak pernah mengecewakan hamba-Nya..
Saat diri didekati oleh makhluk yang bernama pria. Pasti yang pertama hadir adalah keraguan. Ragu karena berkali-kali menerima kenyataan untuk mendapatkan kekecewaan😥
Sempat terfikir untuk melajang seumur hidup, hanya untuk mengabdikan diri pada Illahi. Namun mengingat diri yang masih berstatus hamba yang hina dan lemah.. Pasti masih membutuhkan seseorang yang mampu membantu atau membimbing untuk menjadi hamba-Nya yang lebih baik dari masa lalu.
Sabtu, 01 September 2018
biru langit ku berpaling
jika sebelumnya ku kagumi sosok langit yang aku anggap baik, beberapa minggu setelah postingan pertama aku diperkenalkan dengan sosok pria yang lebih baik darinya, oleh yang Maha Kuasa. meskipun hanya mengenalnya melalui sosmed, aku yakin dia lebih baik dari yg sebelumnya aku kagumi. dan keyakinan ku bertambah kuat setelah kami dipertemukan secara langsung. yaitu ketika kakak dari teman kosn ku berkunjung ke kontrakan ku, dan mengajak pria tersebut. meskipun hanya pertemuan singkat, tapi aku begitu terkesan untuk pertemuan pertama kami.
sayangnya sampai saat ini, Allah baru mempertemukan kami sebanyak dua kali. pertemuan kedua kami yaitu tepat pada malam sebelum dia di wisuda.
adakah rahasia apa di balik semua peristiwa ini, karena hingga detik ini sulit bagiku untuk melupakan ataupun berpaling dari hati yang terus mengagumi dirinya.
sayangnya sampai saat ini, Allah baru mempertemukan kami sebanyak dua kali. pertemuan kedua kami yaitu tepat pada malam sebelum dia di wisuda.
adakah rahasia apa di balik semua peristiwa ini, karena hingga detik ini sulit bagiku untuk melupakan ataupun berpaling dari hati yang terus mengagumi dirinya.
Selasa, 12 Januari 2016
biru langit ku yang menawan
Senin, 11 Januari 2016
inilah hal yang membuat ku semakin berhati-hati dalam megambil satu tindakan, sekecil apapun itu. satu tindakan mengubah garis takdir atau masa depan kita.
jika kemarin, hemkenapa harus ada kata jika
hehe
yah aku bersyukur pada Allah SWT dan berterimakasih pada Nurul yang telah mengajak ku ke kampus untuk menemui kak Adi yang ingin menyampaikan suatu hal.
awalnya aku merasa berat atau malas untuk beranjak, tapi akhirnya aku berangkat juga. berjalan kaki bersama Nurul dan menemui kak Adi yang nampaknya sudah lama menunggu kami di perpustakaan pusat. kami menunggu beberapa menit sampai kami kumpul semua. ada aku, Nurul, Pipit, dan Ida.
lalu kak Adi memulai percakapan dan menyampaikan maksud beliau mengumpulkan kami yaitu meminta maaf karena kesalahan yang terjadi tempo hari dan memberi kami nasehat selama satu setengah jam
haha
leher ku sampai tegang, rasa kantuk menghinggap. hhhooamhh
dan pada akhirnya Nurul meminta izin undur diri dan kami beranjak pergi dengan keperluan masing-masing.
aku berjalan sendirian menuju kantor rektorat, menemui teman KKN ku sembari mengambil sertifikat KKN. di tengah perjalanan, tepat di tengah perjalanan
huhuhuhuh aku melihat sosok yang aku kagumi dari kejauhan. dengan memakai kemeja biru dan dari gaya berjalannya aku sudah memahami siapa dia.
ckckkckc
aku terus saja berjalan sambil mengucap kalimat pujian "subhanallah" hati ku tertegun tersenyum bahagia, Allah akhirnya engkau pertemukan aku dengan nya..
dia berdiri di parkiran motor bersama temannya yang sedang mengambil motor.
tak sedar aku berjalan mendekat ke arahnya. dari jauh dia sudah melihat ku, dan aku tak menyangka kalau dia masih mengingat ku yang dulu congkak padanya. dia tersenyum pada ku. aku tersipu malu
wkwkwkw
iyahhh aku benar jadi salah tingkah, aku membalas senyumnya, dan saat melintasi nya, dia terus memandangku dengan senyum yang masih tersirat di bibirnya. duhai Allah ... sungguh indah nikmat mu di hari kemarin...
aku sangat bersyukur pada Mu...
aku sangat merasa bahagia... alhamdulillaah
pertemuan ku dengan langit, pemuda yang aku kagumi sejak semester 2.. 2013
Langganan:
Komentar (Atom)